Hitam atau Gelap


hembusan angin dingin menyeruak lewat celah-celah jendelaku
matanya nanar berputar-putar mencariku
ah dia menemukanku
langsung menusuk pori-pori kulitku
menjalari seluruh pembuluh darah
beringas bak monster bermata tujuh
tapi tiba-tiba saja dia berhenti di salah satu organ tubuhku
di hatiku
sedetik, dua detik
lalu dia pergi begitu saja
tanpa pamit tanpa pesan
knapa?
mungkin karena takut melihat codet di hatiku
atau entah karena apa..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: